Senin, 19 Oktober 2020

                PANEN SEMANGKA ... HARAPAN DI TENGAH WABAH COVID-19

Dalam kesulitan ditengah wabah covid-19, masyarakat terus berusaha dengan hasil pertanian yang memuaskan. Adalah kelompok tani "Mandiri Maju Bersama" di RT 16/RW 08 Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Provinsi NTT  secara khusus mengundang Gubernur NTT untuk melakukan panen perdana semangka tanpa biji dikebun milik kelompok tersebut. Turut hadir dalam acara panen semangka ini yaitu Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lecky Koli, Kadis Perindustrian Provinsi NTT Nasir Abdullah, staf ahli Gubernur NTT Imanuel Blegur, Kadis Koperasi dan Ketenagakerjaan Provinsi NTT Silvy Peku Djawang, selain itu hadir pula  Camat Kupang Barat Yusak Ulin, Lurah Batakte Ebenheiser Tefu, Kapolsek Kupang Barat Ipda Sadikin bersama beberapa anggotanya.

Paul Laiskodat pemilik lahan semangka dalam sambutannya mengatakan  bersyukur dan sangat berterima kasih atas kehadiran Gubernur VBL bersama rombongan untuk panen perdana semangka tanpa biji itu. Kelompok tani Mandiri Maju Bersama itu memiliki 10 anggota yang mengolah lahan seluas sekitar 8.950 meter persegi dan salah satu tanaman yang dibudidayakan adalah semangka non-biji pada lahan seluas 5.000 meter persegi sehingga jumlah benih semangka yang ditanam sebanyak 5.000 pohon. Selain itu, tomat dengan luas lahan 5.550 meter persegi dengan jumlah anakan yang ditanam sebanyak 18.000 anakan. Selanjutnya brokoli sebanyak 500 pohon dengan luas lahan 600 meter persegi, serta jagung manis 1.200 pohon dengan luas lahan 800 meter persegi. Paul Laiskodat juga mengatakan kendala utama yang dihadapi oleh kelompok tani selama ini yakni kurangnya air karena hanya ada satu sumur bor.  “Untuk itu dalam kesempatan ini kami memohon kepada bapak Gubernur untuk dapat membantu kami dengan dua buah sumur bor dan satu unit traktor agar dalam setahun kelompok kami dapat menanam sampai dua atau tiga kali,” ujarnya.

Sementara dalam sambutannya, Gubernur VBL mengaku bangga melihat tempat pertanian tersebut karena dalam kesulitan pandemi covid-19, masyarakat terus berkarya dengan hasil pertanian yang memuaskan dan berjanji, secara pribadi akan membangun dua sumur bor bagi kelompok tani Mandiri Maju Bersama di kebun milik kelompok tani tersebut.  VBL juga menyatakan segera mendatangkan satu unit traktor yang diminta.“Traktor nanti akan disiapkan Pak Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi. Ke depan kita akan punya traktor yang banyak karena saya sudah minta Bapak Presiden sekitar lima ratus traktor dan baru dapat 163 traktor, nanti minta lagi karena masih kurang dan itu telah disanggupi oleh Pak Presiden,” katanya.

Buah semangka yang dipanen Gubernur VBL bobotnya mencapai 10 kilogram (kg) dan langsung dijual Rp. 10.000,-/Kg. Selesai panen, VBL langsung mengambil pisau yang sudah disiapkan dan langsung memotong serta mencicipi buah semangka tersebut. “Tempat seperti ini tidak hanya semata-mata pertanian dan perkebunan tetapi juga harus ada industrinya. Di sini juga harus ada restoran. Jadi orang datang di sini bisa minum jus tomat, jus semangka. Ini tugas Dinas Perindustrian dan Dinas Tenaga Kerja,” kata VBL.

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Lecky Koli pada kesempatan tersebut menyatakan akan menurunkan satu unit traktor ke kebun kelompok tani tersebut, hari itu juga. (moonpurple-oct2020)








                 PANEN SEMANGKA ... HARAPAN DI TENGAH WABAH COVID-19 Dalam kesulitan ditengah wabah covid-19, masyarakat terus berusaha den...